Dubes Norwegia untuk Yordania dan Irak Mundur Terkait Kasus Epstein

waktu baca 2 menit

Oslo (KABARIN) - Mona Juul resmi mengundurkan diri dari jabatan Duta Besar Norwegia untuk Yordania, yang juga merangkap untuk Irak, setelah terungkap adanya kontaknya dengan Jeffrey Epstein, kata Kementerian Luar Negeri Norwegia.

Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide menyebut langkah Juul sebagai "tepat dan diperlukan", dan menilai hubungannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual itu menunjukkan "kegagalan penilaian yang serius" yang membuat sulit memulihkan kepercayaan untuk jabatan tersebut, paparnya dalam pernyataan resmi pada Minggu.

Juul sebelumnya dibebastugaskan pekan lalu sementara kementerian meninjau sejauh mana keterlibatan dan hubungan dia dengan Epstein, menurut pernyataan kementerian.

Pemerintah Norwegia menegaskan penelusuran fakta internal akan tetap berjalan meski Juul mundur, dengan fokus pada aturan yang berlaku bagi pegawai dan pejabat negara baik saat bertugas maupun setelah masa dinas mereka berakhir.

Selain itu, kementerian juga meninjau hibah dan hubungan Juul dengan lembaga pemikir International Peace Institute saat suaminya, Terje Rod-Larsen, menjabat pimpinan organisasi tersebut.

Eide menilai informasi yang muncul terkait Rod-Larsen dan Epstein "sangat ekstensif" dan "sangat mengkhawatirkan", serta menekankan "tidak diragukan lagi" bahwa penilaian mereka buruk.

Epstein sendiri meninggal pada 2019 dan dikenal sebagai pemodal asal AS yang dituduh terlibat dalam perdagangan seks. Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari lalu mengumumkan tambahan lebih dari tiga juta halaman dokumen di bawah Undang-Undang Transparansi Arsip Epstein yang ditandatangani Presiden AS Donald Trump pada November 2025.

Di sisi lain, Okokrim, otoritas Norwegia yang menangani kejahatan ekonomi dan lingkungan, mengumumkan Kamis (5/2) bahwa mereka membuka penyelidikan terhadap mantan PM Norwegia Thorbjorn Jagland atas dugaan korupsi berat berdasarkan informasi dalam berkas Epstein. Jagland sebelumnya pernah menjabat termasuk Ketua Komite Nobel Norwegia dan Sekretaris Jenderal Dewan Eropa.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka