Jakarta (KABARIN) - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mencatat total investasi yang disalurkan ke BUMN, badan hukum lain, dan Badan Layanan Umum sejak 2010 hingga 2024 mencapai Rp897 triliun.
“Kami rekap, investasi pemerintah ke BUMN dan badan hukum lainnya serta BLU dari 2010–2024 sudah mencapai Rp897 triliun,” kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR di Senayan, Jakarta, Senin.
Rincian investasinya antara lain sektor transportasi dan logistik Rp52 triliun, sektor pangan Rp14 triliun, dan sektor infrastruktur Rp373 triliun. Sektor lain yang mendapat investasi termasuk industri pengolahan Rp8,8 triliun, kesehatan Rp2 triliun, pendidikan Rp154 triliun, serta perumahan, wisata, dan lingkungan Rp96 triliun.
Selain itu, ada sektor UMKM Rp92 triliun, energi Rp52 triliun, sektor investasi Rp31 triliun, kerja sama internasional Rp8 triliun, dan sektor lain-lain Rp15 triliun.
Rionald menambahkan investasi pemerintah kini difokuskan untuk mendukung program Astacita di era Presiden Prabowo Subianto, dan sejumlah sektor akan jadi prioritas pada 2025.
Beberapa contohnya perumahan untuk program 3 juta rumah, transportasi massal, pendidikan untuk kualitas SDM, serta sektor pangan demi swasembada.
“Terkait PMN Tunai 2025 sudah diterbitkan peraturannya, untuk PT KAI Rp1,8 triliun, PT INKA Rp473 miliar, PT Pelni Rp2,5 triliun, dan PT SMF Rp6,68 triliun,” jelas Rionald.
Sumber: ANTARA