PBB: Krisis Air di Gaza Masih Parah

waktu baca 1 menit

Markas PBB (KABARIN) - Meski pasokan air dari Israel ke Jalur Gaza baru-baru ini sudah dibuka lagi, warga Gaza City tetap menghadapi krisis air yang parah, kata PBB pada Senin (9/2).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau OCHA menyebut mitra-mitra mereka di sektor air, sanitasi, dan kebersihan masih melaporkan kekurangan air minum dan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, bahkan setelah jalur Mekorot dari Israel kembali beroperasi.

Setiap hari, hanya sekitar 6.000 meter kubik air yang sampai ke warga, dengan banyak daerah sulit dijangkau mengalami kehilangan volume air yang signifikan.

“Untuk mengatasi krisis ini, kami bersama mitra meningkatkan produksi air dan menyalurkan pasokan lewat truk dari sumur air tanah serta instalasi desalinasi milik sektor swasta,” kata OCHA.

Sejak akhir Januari, lebih dari 100.000 jeriken air, 700.000 batang sabun, 25.000 paket kebersihan, 400 jamban rumah tangga, dan 250 paket obat kutu telah didistribusikan ke seluruh Gaza.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka