Prabowo Sebut MBG Bisa Serap 1,5 Juta Pekerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG diperkirakan bisa menyerap hingga 1,5 juta tenaga kerja.

"Dari MBG saja, sekarang sudah lebih dari satu juta orang bekerja. Di ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja tiap hari," kata Prabowo saat memaparkan update pelaksanaan program MBG di agenda Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat.

Prabowo menjelaskan MBG bukan cuma soal memastikan masyarakat mendapatkan gizi yang cukup, tapi juga membuka banyak peluang kerja lewat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Pada Jumat pagi, Presiden meresmikan SPPG milik kepolisian yang nantinya ditargetkan memiliki lebih dari 1.100 unit fasilitas.

Ia menekankan kualitas fasilitasnya bagus, termasuk peralatan produksi dalam negeri yang canggih untuk menjaga kebersihan air, peralatan makan, serta pengelolaan limbah.

Saat ini, program MBG telah didukung lebih dari 23 ribu dapur SPPG di seluruh Indonesia dan pada puncaknya ditargetkan menjangkau lebih dari 82 juta penerima manfaat dengan lebih dari 30 ribu dapur aktif.

"Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang," ujar Prabowo.

Selain menciptakan pekerjaan langsung, setiap dapur juga menumbuhkan lima sampai sepuluh pemasok bahan pangan lokal.

Presiden menekankan para pemasok ini melibatkan petani dan peternak di desa, mulai dari sayur, ikan, ayam, kambing, hingga sapi perah.

"Ekonomi di desa hidup. Petani sayur, petani ikan, peternak ayam, peternak kambing, peternak susu, semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli dan tidak jauh karena di tiap kampung mereka bisa punya pasar tetap, pasar terjamin. Ini menimbulkan ekonomi dari bawah," kata Prabowo.

Ia menambahkan beberapa kepala daerah sudah mulai merasakan efek positif dari MBG, terutama pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan rantai pasok pangan lokal.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka