Mario Barrios Tak Lewatkan Setiap Detail Latihan Jelang Hadapi Ryan Garcia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Juara kelas welter (66,7 kg) World Boxing Council (WBC) Mario Barrios tidak melewatkan setiap detail latihan jelang menghadapi Ryan Garcia untuk mempertahankan gelar pada 21 Februari mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

"Saya rasa kami berdua benar-benar mencurahkan hati dan jiwa dalam kamp latihan ini," kata Pelatih Kepala Mario Barrios, Joe Goossen, dalam laporan The Ring yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Barrios merekrut Goossen sebagai pelatih kepala setelah dua kali pertahanan gelar sebelumnya berakhir imbang. Meski demikian, pelatih peraih gelar Trainer of the Year versi Ring Magazine 2022, Bob Santos, tetap menjadi bagian dari tim.

Setelah lebih dari dua bulan melatih Barrios yang telah membukukan rekor 29 kemenangan dengan 18 knockout (KO), dua kekalahan, dua seri, Goossen mengaku sangat puas dengan perkembangan yang ditunjukkan sang juara.

Dia menjelaskan, Barrios telah menjalani latihan yang panjang dimulai sejak 1 Desember lalu dan berlangsung sepanjang bulan termasuk Natal dan Tahun Baru. Latihan dilanjutkan sepanjang Januari di kamp ini hingga hanya kurang satu minggu dari tiga bulan penuh.

"Itu waktu yang sangat panjang," katanya.

Gossen mengaku bekerja lebih keras karena Barrios memberikan semua yang saya minta tanpa keluhan sedikit pun.

"Saya memang selalu bekerja keras, tetapi ketika seorang petinju memberi saya hati dan jiwanya, perhatiannya, serta kepercayaan penuh pada apa yang saya lakukan, saya akan bekerja jauh lebih keras lagi. Sejak awal, kami langsung cocok," katanya.

Intensitas kamp latihan di bawah arahan Goossen pun tergolong berat. Selama sebulan penuh sebelum mulai uji bertarung, Barrios menjalani hingga 35 ronde latihan teknik dan drill setiap harinya.

Salah satu fokus utama adalah memperbaiki pertahanan, yang menurut Goossen akan berdampak langsung pada ketajaman serangan.

Barrios yang akan menghadapi Ryan Garcia dalam laga utama bertajuk The Ring: High Stakes, mengerjakan banyak teknik dasar,memperketat pertahanan, mempertajam serangan, menambah variasi kombinasi, melepaskan lebih banyak pukulan, dan terus meningkatkan aspek defensif.

"Ketika Anda percaya pada pertahanan Anda, biasanya serangan akan menjadi jauh lebih eksplosif. Saya rasa kami berhasil mencapai semua itu, dan sesi sparring membuktikannya," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka