Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan harapannya agar Dewan Perdamaian atau Board of Peace bisa ikut mengawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di masa yang akan datang.
“Suatu saat nanti saya tidak akan lagi berada di sini. PBB akan tetap ada dan saya yakin bisa menjadi lebih kuat,” kata Trump saat pertemuan perdana BoP di United States Institute of Peace, Washington, Kamis.
Ia menambahkan Dewan Perdamaian nantinya hampir seperti pengawas PBB untuk memastikan organisasi itu berjalan sesuai tujuan, sekaligus memperkuat fungsinya.
Trump juga menekankan PBB tetap membutuhkan dukungan, baik dari sisi operasional maupun pendanaan. “Kami akan memastikan PBB tetap berjalan. Saya sudah bilang bertahun-tahun, PBB memiliki potensi luar biasa,” ujarnya.
Presiden AS itu meyakini PBB pada akhirnya akan bisa mewujudkan potensinya secara penuh.
Pada Januari lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk ikut bergabung.
Dalam pertemuan perdana BoP di Washington DC hari ini, Presiden RI Prabowo Subianto hadir memenuhi undangan Trump selaku tuan rumah dan inisiator Dewan Perdamaian.
Beberapa pemimpin negara lain yang hadir antara lain dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir.
Sumber: SPU