Bali United Fokus Bereskan Pertahanan Usai Rentetan Kebobolan

waktu baca 2 menit

Gianyar, Bali (KABARIN) - Bali United mulai serius membenahi lini belakang setelah performa pertahanan mereka jadi sorotan akibat kebobolan beruntun dalam beberapa laga terakhir. Dalam empat pertandingan, gawang Serdadu Tridatu sudah kemasukan total 10 gol.

Pelatih kepala Johnny Jansen mengatakan masalah pertahanan mulai terlihat sejak laga melawan Persik Kediri. Ia menyebut pola kebobolan bisa dilihat dengan jelas dari jalannya pertandingan.

“Kami mulai mengalami kebobolan saat melawan Persik Kediri dan bisa dilihat bagaimana gol kebobolan kami terjadi,” kata Johnny di Gianyar, Bali.

Meski begitu, pelatih asal Belanda itu tidak menyalahkan para pemainnya. Ia justru mengapresiasi kerja keras dan semangat tim yang tetap berjuang maksimal di setiap pertandingan.

Menurutnya, kebobolan yang terjadi juga dipengaruhi kualitas lawan yang memang punya level permainan tinggi.

Saat ini, Bali United ingin mengembalikan identitas mereka sebagai tim yang solid di belakang dan tetap tajam di depan. Johnny mengingatkan bahwa sebelumnya tim ini sempat mencatat enam laga beruntun tanpa kebobolan dan tampil konsisten.

“Kami sukses menjadi tim tanpa kebobolan di enam pertandingan beruntun dan itu tidak ada masalah di sektor pertahanan,” ucapnya.

Di putaran pertama, Serdadu Tridatu bahkan sempat jadi salah satu tim dengan catatan nirbobol terbaik di liga. Mereka juga mampu menjaga gawang tetap aman saat menghadapi Persis Solo dan Dewa United, lalu meraih kemenangan atas Borneo FC Samarinda, PSBS Biak, Arema FC, dan PSM Makassar.

Namun setelah kemenangan tandang melawan PSM Makassar, performa tim sedikit menurun. Bali United hanya bermain imbang melawan Semen Padang FC, lalu kalah dari Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan terakhir Persija Jakarta.

Johnny memastikan sesi latihan ke depan akan lebih fokus pada pembenahan fisik, teknik, dan taktik, terutama untuk sektor pertahanan. Persiapan ini dilakukan jelang laga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul.

“Secara keseluruhan terutama pertahanan sudah bagus,” imbuh Johnny.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka