Jakarta (KABARIN) - Minum air putih memang penting, tapi itu saja belum cukup buat menjaga tubuh tetap seimbang. Supaya organ bisa bekerja maksimal, tubuh juga butuh elektrolit yang berperan besar dalam mengatur cairan di dalam tubuh.
Mengutip Medical Daily, sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari air. Cairan ini punya peran vital, mulai dari mengangkut nutrisi, menjaga suhu tubuh, sampai membantu membuang sisa metabolisme. Saat cairan yang keluar lebih banyak dari yang masuk, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan yang bikin energi turun, mood gampang berubah, dan fokus jadi berantakan.
Masalahnya, hidrasi bukan cuma soal seberapa sering minum. Tubuh butuh keseimbangan antara air dan elektrolit. Elektrolit sendiri adalah mineral bermuatan listrik yang larut dalam cairan tubuh seperti darah, keringat, dan urine, yang fungsinya bantu kerja sel dan organ.
Beberapa elektrolit penting di antaranya natrium, kalium, kalsium, magnesium, klorida, fosfat, dan bikarbonat. Natrium dan klorida berperan mengatur jumlah cairan dalam tubuh. Kalium membantu kerja otot dan menyeimbangkan kadar natrium. Kalsium dan magnesium penting untuk fungsi saraf, otot, serta menjaga tekanan darah tetap stabil.
Kalau tubuh kekurangan elektrolit, distribusi cairan bisa kacau. Artinya, meski minum air cukup, tubuh tetap bisa merasa tidak fit karena mineral pentingnya kurang.
Kabar baiknya, elektrolit bisa didapat dengan mudah dari makanan harian. Pisang dan alpukat kaya kalium. Bayam dan sayuran hijau mengandung magnesium. Yogurt dan produk susu menyuplai kalsium. Kacang-kacangan juga penuh mineral yang dibutuhkan tubuh.
Dengan pola makan yang seimbang dan minum air yang cukup, tubuh bisa menjaga keseimbangan cairan secara alami tanpa harus selalu bergantung pada minuman khusus. Intinya, hidrasi yang ideal itu soal kombinasi antara air, makanan bergizi, dan asupan elektrolit yang cukup.
Sumber: Medical Daily