Iran Tegaskan Tak Mau Negosiasi dengan AS dan Siap Teruskan Konflik

waktu baca 2 menit

Teheran (KABARIN) - Iran memastikan tidak akan membuka jalur perundingan dengan Amerika Serikat di tengah memanasnya situasi kedua negara. Pemerintah Teheran juga menyatakan siap melanjutkan konfrontasi yang sedang berlangsung.

Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, menegaskan sikap tersebut dalam pernyataan yang disiarkan televisi pada Rabu.

"Tak ada kepercayaan pada Amerika, juga tak ada alasan untuk berunding," ujarnya.

Mokhber mengatakan Iran memiliki pengalaman panjang menghadapi konflik bersenjata, merujuk pada Perang Iran Irak pada 1980 hingga 1988. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi modal bagi Iran untuk bertahan.

"Pengalaman sejarah menunjukkan kita tak takut perang, kita tak gentar melanjutkannya," katanya.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menyatakan tidak akan tinggal diam atas serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu.

Serangan itu menyasar sejumlah titik di Iran termasuk Teheran dan dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban sipil. Televisi pemerintah Iran juga mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei gugur dalam serangan tersebut.

Sebagai respons, Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

IRGC menuding serangan tersebut menyasar fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, hingga gedung pernikahan yang disebut memicu kepanikan warga. Mereka mengklaim jumlah korban sipil telah melampaui 700 orang.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka