Pekanbaru, (KABARIN) - Seorang perempuan warga asal Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Susi Yanti Br Sinaga (22) yang menjadi korban penipuan kerja ke Kamboja dilaporkan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, sebelumnya Susi sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU di RS Khmer Soviet Friendship, Phnom Penh. Namun kondisinya memburuk hingga meninggal dunia
“Yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia Minggu pagi (8/3),” kata Fanny di Pekanbaru, Senin.
Untuk pemulangan jenazah, kata Fanny, pihak Kedutaan Besar (Kedubes) RI menyerahkan kepada keluarga. Kemudian pihak keluarga meminta bantuan dari Kementerian Perlindungan PMI (KP2MI) untuk proses pemulangan jenazahnya.
“Untuk pemulangan jenazahnya pihak keluarga minta bantun KP2MI. Biaya pemulangan jenazah ditanggung oleh pihak keluarga,” sebutnya.
KP2MI/BP3MI akan melanjutkan fasilitasi pemulangan jenazah ke daerah asal jika sudah sampai di Indonesia. Kemudian pihaknya akan menyurati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak agar dikomunikasikan dengan pemerintah daerah.
Susi awalnya dijanjikan untuk bekerja di Malaysia, namun akhirnya dibawa ke Kamboja. “Jadi yang bersangkutan berangkat hanya menggunakan paspor, sehingga tergolong ilegal,” ujarnya.
Fanny menegaskan pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani persoalan pekerja migran nonprosedural. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri tanpa melalui mekanisme resmi.
Sumber: ANTARA