Australia Berikan Suaka Kepada Lima Pesepak Bola Wanita asal Iran

waktu baca 2 menit

Tokyo (KABARIN) - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengatakan negaranya telah memberikan visa kemanusiaan kepada lima pesepak bola wanita asal Iran setelah mereka tereliminasi dari pertandingan Asian Cup.

Suaka itu diberikan di tengah kekhawatiran bahwa para wanita atlet tersebut dapat terancam hukuman apabila kembali ke Iran, kata Albanese dalam sebuah konferensi pers di Canberra, Selasa.

"Warga Australia tersentuh atas nasib buruk para wanita pemberani ini. Mereka aman di sini dan mereka seharusnya merasa seperti rumah sendiri di sini," kata Albanese mengkonfirmasi visa tersebut telah diberikan.

Langkah tersebut diambil menyusul kekhawatiran para wanita atlet tersebut akan mendapat hukuman sekembalinya mereka ke Iran karena mereka enggan menyanyikan lagu kebangsaan Iran dalam pertandingan pertama mereka di Asian Cup di Australia.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi salah satu figur penting yang mendorong Canberra "campur tangan" dalam masalah para atlet itu.

Dalam unggahannya di media sosial, Trump mengatakan bahwa Australia membuat kesalahan kemanusiaan besar jika membiarkan mereka pulang ke Iran.

Albanese kemudian memastikan telah menjalin "diskusi positif" terkait situasi tersebut melalui saluran telepon dengan Trump pada Selasa pagi.

Dalam unggahan terbarunya di media sosial, Trump mengapresiasi Albanese atas keputusannya memberi visa kemanusiaan kepada para atlet wanita dari Iran itu.

Albanese menyatakan Australia siap memberi bantuan kepada anggota tim lain Iran, tetapi ia mengakui situasinya sangat rumit dan keputusan kembali di tangan mereka.

Sumber: KYO

Bagikan

Mungkin Kamu Suka