Gempa Susulan Masih Terus Terjadi di Kepulauan Sangihe

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Aktivitas gempa bumi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, masih terus berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat serangkaian gempa susulan yang mengguncang Kecamatan Tahuna sejak Senin malam hingga Selasa.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun X resmi BMKG, sejak pukul 22.00 WIB pada Senin (8/6), wilayah Kecamatan Tahuna telah diguncang gempa susulan sebanyak kurang lebih 15 kali. Kekuatan gempa yang tercatat bervariasi, mulai dari magnitudo 3,8 hingga 4,9.

Gempa susulan terbaru memiliki magnitudo 4,1. BMKG melaporkan pusat gempa berada pada koordinat 5,45 Lintang Utara (LU) dan 125,40 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.

Meski aktivitas seismik masih terjadi, BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Informasi yang dirilis juga menegaskan bahwa data yang disampaikan mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.

Karena itu, BMKG mengingatkan bahwa hasil pengolahan data awal masih dapat berubah seiring dengan masuknya data tambahan yang lebih lengkap dan proses analisis lanjutan.

Sebelumnya, wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 pada Senin malam sekitar pukul 21.53 WIB atau 22.53 WITA. Gempa tersebut menjadi pemicu munculnya rangkaian gempa susulan yang masih berlangsung hingga saat ini.

Menurut BMKG, gempa utama berlokasi pada titik koordinat 5,65 Lintang Utara dan 124,80 Bujur Timur. Pusat gempa berada sekitar 239 kilometer dari Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 10 kilometer.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, jangan mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka