Seskab Ajak Semua Masyarakat Dukung PP Tunas Agar Anak-anak Aman di Dunia Digital

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak semua lapisan masyarakat ikut mendukung Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 atau PP Tunas yang bertujuan menjaga generasi muda Indonesia tetap aman dan berkualitas.

“Ke depan kami semua memohon kerja sama dari seluruh masyarakat, dari seluruh orang tua, dari adik-adik yang merupakan anak-anak, dan tentunya rekan-rekan pers ke depan untuk dapat memaksimalkan dan agar peraturan pemerintah ini, PP Tunas, dapat berjalan dengan maksimal dan manfaat serta tujuannya dapat berdampak baik bagi generasi muda Indonesia,” kata Teddy usai Rapat Koordinasi Tindak Lanjut PP Tunas di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Rabu.

Rapat koordinasi yang melibatkan enam kementerian ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk melindungi anak-anak di dunia digital. Teddy menambahkan sosialisasi PP Tunas akan terus digencarkan supaya semakin banyak masyarakat yang mendukung aturan ini berjalan efektif.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan PP Tunas tidak bisa berjalan hanya oleh pemerintah. Dukungan masyarakat, khususnya orang tua, sangat dibutuhkan agar aturan ini benar-benar memproteksi anak-anak.

“PP ini tidak berdiri sendiri, ini adalah kerja bersama pemerintah dan masyarakat khususnya para orang tua,” kata Meutya.

PP Tunas pertama kali diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Maret 2025. Aturannya mengatur tata kelola platform digital agar layanan untuk anak-anak aman dan terlindungi dari ancaman seperti perundungan siber, penipuan digital, hingga konten negatif.

Terbaru, Meutya Hafid mengeluarkan Peraturan Menteri Komdigi nomor 9 tahun 2026 sebagai aturan pelaksana PP Tunas. Permen ini mewajibkan platform digital mencantumkan batasan usia, melakukan penilaian risiko, dan membatasi anak dari layanan berisiko tinggi. Aturan ini mulai berlaku efektif pada 28 Maret 2026.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka