Jakarta (KABARIN) - Cuplikan perdana film laga “Ikatan Darah” arahan sutradara Sidharta Tata menampilkan adegan-adegan aksi yang menegangkan sekaligus menunjukkan kemampuan bela diri para pemainnya, termasuk Derby Romero, yang berbeda dari peran-peran sebelumnya.
“Kebetulan latar belakang (background) bela diri ada tinju (boxing), Muay Thai sama Brazilian Jiu-Jitsu,” ujar Derby saat konferensi pers peluncuran poster dan trailer film di Senayan, Jakarta, Rabu.
Produser eksekutif Iko Uwais menjelaskan kalau rumah produksi Uwais Pictures memang fokus menghadirkan film Indonesia bertaraf internasional dengan teknik bela diri profesional. Karena itu, para aktor yang dipilih rata-rata punya setidaknya satu kemampuan bela diri.
“Dari dulu salah satu cita-citaku adalah bermain di film laga (action) seperti ini, karena yang terlibat punya latar belakang (background) bela diri. Selama syuting Ikatan Darah aku merasa menyenangkan (fun) banget,” kata Derby.
Selain Derby, para pemain lain juga membawa keahlian masing-masing untuk menunjang kualitas laga. Livi Ciananta yang memerankan Mega memiliki latar belakang tinju (boxing), sementara Abdurrahman Arif yang berperan sebagai Koko Boris menguasai tinju dan bela diri campuran (MMA).
Aktris Ismi Melinda dan aktor Agra Piliang juga membawa teknik bela diri tradisional dan internasional ke peran mereka. Ismi menguasai pencak silat, sedangkan Agra pernah mendalami wushu dan latihan panjang untuk menjaga kelenturan tubuh sebelum menekuni basket.
Derby juga menceritakan pengalaman saat mengalami gejala serangan panas (heat stroke) di lokasi syuting luar ruangan yang ekstrem. Ia terkesan dengan kesiapan kru dan rekan main dalam menangani kondisi tersebut secara cepat dan profesional.
“Kita di sini dijaga banget karena (penanganan) di sini tuh cepat banget, pakai ice pack (kompres es) dan segala macam,” ujar Derby. Pendinginan tubuh dengan menempelkan ice pack pada leher, ketiak, dan selangkangan membantu pemulihan akibat panas matahari yang ekstrem di lokasi.
Sumber: ANTARA