Terminal Kalideres Diminta untuk Tingkatkan Fasilitas

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Menjelang arus mudik Lebaran, anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyoroti kondisi fasilitas di Terminal Kalideres. Ia meminta pengelola segera melakukan perbaikan agar pemudik bisa mendapatkan layanan yang lebih nyaman, aman, dan layak.

"Kami meminta pengelola Terminal Kalideres ini bisa meningkatkan frekuensi pembersihan dan memastikan petugas kebersihan siaga selama 24 jam, mengingat jumlah penumpang akan meningkat signifikan," kata Kenneth saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan langsung kondisi di lapangan, sekaligus mengecek kesiapan terminal dalam menghadapi lonjakan penumpang. Secara umum, operasional terminal dinilai sudah berjalan cukup baik. Fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, area keberangkatan dan kedatangan, hingga papan informasi sudah tersedia dan berfungsi.

Namun, pria yang akrab disapa Bang Kent itu menemukan beberapa hal yang masih perlu dibenahi. Salah satunya soal kebersihan, terutama di area toilet dan beberapa sudut ruang tunggu yang dinilai belum maksimal.

Selain itu, kenyamanan penumpang juga jadi perhatian. Minimnya fasilitas penyejuk ruangan membuat ruang tunggu terasa kurang nyaman, apalagi di tengah cuaca yang sedang panas.

"Memang kondisi cuaca akhir-akhir ini cukup terik. Ini akan menjadi perhatian kami, terkait kebutuhan penyejuk udara," ujarnya.

Kent juga menyoroti potensi penumpukan penumpang di beberapa titik, seperti area naik-turun penumpang dan loket tiket. Ia mendorong pengelola untuk mengatur antrean dengan lebih rapi serta menambah jumlah petugas di lapangan.

Tak hanya itu, ia juga mengusulkan agar Terminal Kalideres direnovasi secara menyeluruh. Menurutnya, usia terminal yang sudah cukup tua membuat peningkatan fasilitas jadi hal yang mendesak, terutama mengingat perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting di Jakarta Barat.

"Terminal ini memang umurnya sudah cukup tua dan sudah selayaknya direnovasi agar menjadi lebih baik. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami. Tempat ini memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jakarta Barat," katanya.

Dari sisi keamanan, Kent mengapresiasi kehadiran petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan. Meski begitu, ia tetap meminta pengawasan diperketat untuk mencegah praktik percaloan tiket maupun potensi tindak kriminal.

Dalam sidak tersebut, Kent juga sempat ngobrol langsung dengan para pemudik. Dari situ, ia menerima berbagai masukan, mulai dari kepastian jadwal keberangkatan hingga kebutuhan peningkatan kenyamanan ruang tunggu dan keamanan barang bawaan.

Para pemudik juga berharap informasi di terminal bisa lebih jelas dan mudah diakses, baik lewat papan digital maupun bantuan petugas di lapangan.

Kent menegaskan bahwa momen mudik adalah periode krusial yang membutuhkan kesiapan maksimal. Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pengelola terminal segera melakukan evaluasi menyeluruh agar pelayanan bisa lebih optimal.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka