Tim Garuda Baru Siap Tampil di Ajang Dunia Anak Jalanan 2026

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Sebanyak 10 anak dari berbagai komunitas rentan di Jakarta yang tergabung dalam tim Garuda Baru akan mewakili Indonesia di ajang Street Child World Cup 2026 yang digelar di Mexico City pada Mei 2026.

Tim ini terbentuk setelah melalui proses seleksi panjang dari lebih dari 170 peserta yang mengikuti pembinaan selama sekitar satu tahun. Para pemain datang dari latar belakang yang beragam dengan tantangan sosial, mulai dari kawasan padat hingga lingkungan relokasi.

“Ini bukan hanya tentang kami bermain di Meksiko. Melalui ajang ini, kami ingin menyuarakan hak-hak anak dan menunjukkan bahwa orang muda dapat membawa perubahan positif. Setiap anak, apapun latar belakangnya adalah pribadi yang berharga, penting, bermartabat dan layak untuk didengar pendapatnya, serta diberi kesempatan untuk berkembang,” kata kapten tim Aryo Topan Artha Gading.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi sepak bola. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah global bagi anak-anak dari berbagai negara untuk menyuarakan hak mereka, termasuk soal pendidikan, perlindungan, dan kehidupan yang lebih layak.

Salah satu pemain, Samuel Steven Siagian, menilai kesempatan ini jadi momen penting untuk bertemu peserta dari negara lain sekaligus membuktikan bahwa anak-anak dari kondisi sederhana juga bisa berprestasi.

Manajer tim Jessica Hutting menjelaskan bahwa program Garuda Baru tidak hanya fokus pada kemampuan bermain bola, tetapi juga mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi para peserta.

“Garuda Baru bukan sekadar tim sepak bola, melainkan ruang bagi anak-anak untuk menyuarakan pengalaman dan harapan mereka,” ujarnya.

Program ini dijalankan oleh sejumlah lembaga non-profit yang fokus pada pemenuhan hak anak. Kolaborasi tersebut sudah berlangsung sejak lama untuk mendorong kesadaran dan advokasi terkait hak anak di Indonesia.

Selain bertanding, tim Indonesia juga akan membawa pesan kampanye tentang pentingnya lingkungan yang aman dan layak bagi anak. Pesan itu diangkat dari pengalaman hidup para pemain di lingkungan mereka masing-masing.

Sebelum berangkat ke Meksiko, para pemain dijadwalkan menjalani pemusatan latihan pada April 2026 sebagai persiapan menghadapi turnamen internasional tersebut.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka