Jakarta (KABARIN) - Ahli jantung yang berbasis di Delhi, India, Alok Chopra menjelaskan bahwa peradangan dalam tubuh yang berlangsung tanpa disadari bisa menjadi masalah serius yang sering terlewat.
Mengutip laporan Hindustan Times, kondisi ini kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas pada awalnya, namun secara perlahan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti gangguan jantung, diabetes, hingga penyakit kronis lainnya.
Menurutnya, ada sejumlah tanda awal yang patut diperhatikan meskipun sering dianggap sepele. Beberapa di antaranya seperti sulit fokus atau kabut otak, penumpukan lemak di area perut, keinginan berlebih terhadap makanan manis, kekakuan pada sendi, rasa lelah berkepanjangan, serta energi tubuh yang menurun.
Ia menjelaskan bahwa gejala tersebut saling berkaitan dengan faktor gaya hidup. Kurang tidur dapat memicu naiknya kadar gula darah, pola makan yang tidak teratur, serta peningkatan hormon stres yang pada akhirnya dapat memicu resistensi insulin.
Selain itu, kebiasaan kurang bergerak, stres berkepanjangan, serta konsumsi makanan ultra olahan juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan usus, penyerapan nutrisi, hingga keseimbangan hormon yang memengaruhi suasana hati.
Jika dibiarkan, hal tersebut dapat mempercepat proses penuaan dan meningkatkan peluang munculnya berbagai penyakit kronis.
Alok Chopra menekankan pentingnya menjaga keseimbangan gaya hidup dengan memperbaiki kualitas tidur, idealnya sekitar 7 hingga 8 jam setiap malam dengan jadwal yang konsisten.
Ia juga menyarankan pola makan yang lebih seimbang dengan mengutamakan asupan protein dan serat, rutin beraktivitas fisik setiap hari, serta mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan. Menambahkan makanan fermentasi juga dapat membantu menjaga kesehatan usus.
"Berhenti sejenak dan atur ulang: Latih pernapasan penuh kesadaran, luangkan waktu di bawah sinar matahari, dan berikan tubuh Anda waktu untuk beristirahat," tutupnya.
Sumber: Hindustan