AS Evakuasi 50.000 Warganya dari Timteng di Tengah Memanasnya Konflik

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan telah mengevakuasi lebih dari 50 ribu warganya dari kawasan Timur Tengah sejak situasi keamanan di wilayah tersebut meningkat akibat konflik yang melibatkan beberapa negara.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tommy Pigott menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan dukungan berbagai langkah, termasuk panduan keselamatan serta bantuan perjalanan bagi warga yang ingin meninggalkan wilayah tersebut.

“Satuan tugas Departemen Luar Negeri telah memberikan panduan keamanan dan bantuan perjalanan kepada 50.000 warga AS serta mengoperasikan lebih dari 60 penerbangan carter. Sejak 28 Februari, lebih dari 70.000 warga Amerika telah kembali dengan selamat dari Timur Tengah,” tulis Pigott melalui platform X.

Langkah evakuasi ini dilakukan seiring meningkatnya ketegangan di kawasan setelah serangkaian serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran, termasuk wilayah ibu kota Teheran.

Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan besar serta korban jiwa di kalangan warga sipil, yang kemudian memicu respons balasan dari Iran. Pihak Iran disebut melakukan serangan ke wilayah Israel serta sejumlah target militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan Israel sebelumnya menyatakan bahwa tindakan mereka merupakan langkah pencegahan terhadap ancaman yang dikaitkan dengan program nuklir Iran. Namun, pernyataan lanjutan dari kedua pihak juga mengindikasikan adanya keinginan untuk melihat perubahan dalam struktur kekuasaan di Iran.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka