Jakarta (KABARIN) - Pelatih kepala tim nasional Indonesia John Herdman menyoroti potensi Dony Tri Pamungkas, sebagai pemain muda yang menjadi bagian dari upaya regenerasi skuad dalam persiapan menghadapi agenda internasional ke depan.
Dony yang saat ini membela Persija Jakarta, merupakan satu dari tujuh pemain non-diaspora yang dipersiapkan Herdman untuk bermain di FIFA Series 2026. Selain Dony, enam pemain non-diaspora lainnya yang dipanggil memperkuat timnas Indonesia adalah Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Beckham Putra Nugraha, Ramadhan Sananta, dan Yakob Sayuri.
“Dari apa yang saya lihat, saya telah melihat Dony Tri bermain empat kali secara langsung. Setiap kali saya mempelajari sesuatu yang baru tentang dia dan penampilannya,” kata Herdman pada jumpa pers menjelang pertandingan FIFA Series melawan St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
“Dan dari apa yang saya lihat, saya pikir dia memiliki banyak potensi, potensi untuk pindah ke level berikutnya dalam permainan. Jadi sangat penting sebagai pelatih kepala agar saya bisa membantunya dalam perjalanannya,” katanya.
Herdman menegaskan bahwa pemain muda yang dipanggil ke skuad merupakan mereka yang dinilai telah memenuhi standar kualitas, tanpa memandang usia.
“Jika Anda cukup bagus, Anda cukup umur,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Herdman menegaskan bahwa bukan hanya Dony Tri yang mendapatkan perhatiannya. Ia yakin di Indonesia masih banyak pemain-pemain muda lain yang akan tampil bagus jika diberi kesempatan.
“Itu baru satu pemain yang saya lihat, tetapi para pemain di luar sana, saya akan memiliki "skuad bayangan" yang akan berkumpul pada Mei. Kami akan mengadakan pelatihan tambahan untuk grup U23 dan pemain senior saat kami mulai memilih untuk Piala Asean,” ucap Herdman.
"Dan saya pikir saya cukup terbuka tentang hal ini, pemusatan latihan ini memiliki fokus besar pada Eropa. Pemain-pemain dari Eropa, saya mencoba membawa mereka pada jendela FIFA ini, dengan mengetahui bahwa pada Juli, saya tidak akan memiliki akses ke para pemain ini karena aturan FIFA,” katanya.
“Jadi saya akan menggunakan pemain lokal di periode Juli, dan setelah Juli akan jelas siapa yang akan saya bawa ke Piala Asia (2027). Jadi dua, tiga jendela yang kita miliki dan kompetisi memberi saya gambaran besar untuk menguji semua pemain kami untuk tahu siapa yang akan dibawa ke Piala Asia,” ujar sosok yang meloloskan timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.
Sumber: ANTARA