Jakarta (KABARIN) - Tenshin Nasukawa dan Juan Francisco Estrada akan saling berhadapan pada 11 April di Tokyo, Jepang. Pertarungan ini menjadi laga eliminasi terakhir untuk menentukan penantang wajib gelar juara dunia kelas bantam WBC.
World Boxing Council menyebut duel ini sebagai eliminasi langsung yang akan memastikan pemenangnya menjadi penantang resmi sabuk juara dunia.
"Pertandingan tersebut diperintahkan oleh WBC sebagai babak eliminasi langsung, yang menjamin bahwa pemenangnya akan menjadi penantang wajib untuk gelar juara dunia," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung 12 ronde di kelas 118 pon ini menjadi salah satu laga penting karena mempertemukan dua petinju dengan latar belakang karier yang berbeda jauh.
Nasukawa dikenal sebagai salah satu talenta muda Jepang yang sebelumnya bersinar di dunia kickboxing sebelum beralih ke tinju profesional. Meski pengalamannya di ring tinju masih terbatas, ia mencatat rekor sempurna tujuh kemenangan tanpa kekalahan dengan dua kemenangan KO.
Ia datang ke laga ini dengan misi memperkuat statusnya sebagai penantang serius dalam perebutan gelar dunia.
Sementara itu, Estrada hadir sebagai petinju berpengalaman yang telah lama bersaing di level tertinggi. Mantan juara dunia dua divisi ini mengoleksi 44 kemenangan dengan 28 KO serta empat kekalahan.
Petinju asal Sonora, Meksiko tersebut kini naik ke kelas bantam dengan ambisi kembali merebut peluang menjadi juara dunia.
WBC menilai laga ini sebagai pertemuan klasik antara dua generasi. Nasukawa membawa keunggulan kecepatan, kreativitas, dan gaya bertarung yang tidak biasa, sedangkan Estrada mengandalkan pengalaman, ketenangan, dan kecerdikan taktik di atas ring.
Pertarungan ini bukan hanya soal tiket menuju gelar juara dunia, tetapi juga pembuktian dua jalur karier berbeda, antara petinju muda yang sedang naik daun dan petarung senior yang berusaha mempertahankan posisinya di level elite.
Sumber: ANTARA