Jakarta (KABARIN) - Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Google mengumumkan bahwa pihaknya telah menghadirkan fitur pengisian daya EV berbasis AI dari Google Maps ke lebih dari 350 model mobil yang mendukung Android Auto.
Arena EV pada Selasa (31/3) waktu setempat mengabarkan hadirnya pembaruan ini memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk lebih mudah dalam menemukan fasilitas pengisian daya.
Sehingga, tidak ada lagi rasa cemas berlebih bagi pengguna kendaraan EV yang telah terkoneksi dengan fitur Andorid Auto. Mereka nantinya dapat diarahkan ke lokasi yang memang menyediakan fasilitas tersebut.
Untuk bisa memanfaatkan fitur ini, pengguna kendaraan dapat menambahkan kendaraan listrik (EV) ke Google Maps, dan setelah itu dapat menetapkan tujuan di dalam mobil.
Pengendara juga dapat melihat perkiraan penggunaan baterai. Jika menambahkan level pengisian daya saat ini, pengendara dapat melihat rekomendasi tempat pengisian daya, perkiraan level baterai saat tiba, dan perkiraan waktu kedatangan (ETA) yang diperbarui berdasarkan waktu pengisian daya.
Google menggunakan AI, model energi canggih yang menganalisis detail mobil seperti berat dan ukuran baterai, serta informasi waktu nyata dari Maps tentang lalu lintas, ketinggian jalan, dan cuaca, untuk menghadirkan fungsi ini.
Perencanaan perjalanan cerdas akan segera hadir di "sebagian besar kendaraan listrik AS," menurut Google.
Hingga saat ini, Google menjanjikan lebih dari 15 merek mobil di AS sudah didukung dan lebih banyak lagi akan segera menyusul.
Sumber: Arena EV