Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto menyebut tim yang ia tangani kini sedang diarahkan untuk membangun kekuatan jangka panjang, bukan sekadar mengejar hasil instan.
“Pada fase pertama saya ditunjuk untuk menjadi pelatih, itu adalah sampai Piala Asia (2026). Sekarang saatnya berinvestasi untuk masa depan, dan pada tahun ini, sepanjang tahun sampai AIMAG (Asian Indoor and Martial Art Game 2026), jika kami bermain di AIMAG, itu akan menjadi kompetisi yang sebenarnya,” kata Souto saat ditemui usai memimpin latihan tim di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun ini tim akan lebih banyak menjalani pemusatan latihan untuk memperkuat fondasi skuad serta memperluas pilihan pemain.
“Namun sampai AIMAG, sepanjang tahun kami akan menjalani pemusatan-pemusatan latihan untuk membangun tim. Untuk membuat lebih banyak pemain berada di sekeliling timnas dan untuk membuat para pemain siap untuk momen-momen penting pada 2027 dengan kualifikasi Piala Asia Futsal 2028, dan mudah-mudahan melalui Piala Asia Futsal, kami dapat lolos ke Piala Dunia pada 2028,” lanjutnya.
Selain fokus latihan, Souto juga menyiapkan agenda uji coba internasional sebagai bagian dari proses pembentukan tim. Salah satu rencana yang sudah dipastikan adalah keberangkatan ke Spanyol pada Agustus mendatang.
“Kami berbicara pada konferensi pers kemarin bahwa telah dikonfirmasi kami akan pergi ke Spanyol pada Agustus. Itu hal yang sangat penting bagi kami. Dan mudah-mudahan, kami berbicara dengan Brasil untuk pergi ke sana pada Oktober,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Ia menilai pengalaman bertanding di Eropa akan menjadi momen penting bagi para pemain, terutama karena mereka akan menghadapi klub klub kuat yang terbiasa tampil di level tinggi.
“Maka itu adalah dua momen kunci bagi para pemain kami karena itu akan menjadi pertama kalinya mereka terbang ke Spanyol dan ke Eropa untuk bermain di suatu turnamen. Dan kami akan menghadapi klub-klub kuat di Spanyol, klub-klub yang bermain di Liga Champions dan sering mencapai semifinal di liga-liga, di Portugal dan Spanyol,” lanjut dia.
Untuk agenda di Brasil, Souto menyebut timnya berpotensi menghadapi banyak lawan tangguh yang akan menguji kemampuan skuad secara menyeluruh.
“Maka itu akan sangat menantang. Saya berharap para penggemar tidak menuntut hasil, sebab Anda tidak akan mendapatkan hasil (bagus) seketika saat melawan Brasil, Spanyol, dan sebagainya. Namun kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan itulah satu-satunya cara untuk mendorong batasan. Tidak ada sulap, hanya bekerja setiap hari dan memberikan situasi-situasi kepada mereka,” pungkas dia.
Di bawah arahan Souto, timnas futsal Indonesia menunjukkan perkembangan positif dengan menjuarai Kejuaraan Futsal ASEAN 2024, meraih emas SEA Games 2025, serta mencapai final Piala Asia Futsal 2026.
Sumber: ANTARA