Guntur Ingin Buktikan Diri di ASEAN Futsal 2026 Usai Absen di Piala Asia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pemain timnas futsal Indonesia Guntur Sulistyo Ariwibowo menjadikan Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 sebagai momen penting untuk menunjukkan kemampuannya, setelah sebelumnya tidak masuk skuad pada ajang Piala Asia Futsal.

Guntur mengaku turnamen ini menjadi kesempatan untuk membuktikan dirinya layak bersaing di level tim nasional.

“Kalau saya pribadi kemarin Piala Asia (futsal), saya tidak ikut. Ini jadi ajang pembuktian buat kita bahwa kita juga bisa,” kata Guntur saat ditemui usai latihan di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar pemain yang tampil kali ini juga ingin menunjukkan kualitasnya, terutama mereka yang belum banyak mendapat kesempatan sebelumnya.

“Kita di Piala Asia (futsal) hanya Dewa (Rizki) dan Yogi (Saputra) yang ikut. Jadi sebagian lainnya itu pemain baru. Ini jadi ajang pembuktian juga buat kita,” lanjutnya.

Pelatih Hector Souto saat ini masih mempertahankan 19 pemain dalam tim sebelum nantinya dipangkas menjadi 14 nama sesuai regulasi turnamen.

Menghadapi kompetisi ini, Guntur menegaskan dirinya tidak terbebani status Indonesia sebagai juara bertahan, melainkan menjadikannya sebagai dorongan untuk tampil lebih baik.

“Kalau tekanan tidak ada, hanya motivasi pribadi saja. Tahun ini dengan persiapan seperti ini, pelatih (Hector Souto) juga bilang bahwa target kita tidak juara. Kalau target (pribadi) tetap juara,” ujar pemain klub Bintang Timur Surabaya itu.

Ia juga menilai kehadiran banyak pemain baru dalam skuad memberikan dampak positif bagi perkembangan tim, meski persiapan tergolong singkat usai jeda Ramadhan.

“Kemarin kita sempat libur Ramadhan, terus persiapan hanya beberapa hari. Jadi ini bagus untuk mencoba pemain-pemain yang mungkin baru di timnas dan yang baru main satu atau dua kali di timnas. Menurut saya itu bagus sekali. Semoga kita bisa mendapatkan peringkat satu lagi,” ujar Guntur.

Guntur pun bersyukur kembali mendapat kesempatan membela timnas dan bertekad memaksimalkan peluang tersebut.

“Alhamdulillah ini diberikan kesempatan lagi dari pelatih (Hector Souto) dan staf pelatih. Semoga di sini bisa memberikan yang terbaik dan tidak absen lagi di timnas,” ucap Guntur.

Pada turnamen nanti, Indonesia akan bersaing di Grup B bersama Australia, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Tim Merah Putih dijadwalkan memulai laga dengan menghadapi Brunei Darussalam pada 6 April, dilanjutkan melawan Malaysia, dan menutup fase grup dengan menghadapi Australia.

Indonesia datang dengan status juara bertahan setelah menjuarai edisi 2024 usai mengalahkan Vietnam dengan skor 2 0 di partai final. Gelar tersebut menjadi yang kedua setelah sebelumnya diraih pada 2010.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka