Jakarta (KABARIN) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir resmi melantik Muhammad Gustri Oktaviandi sebagai Direktur Utama Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Jakarta, Rabu.
Pelantikan ini digelar bersamaan dengan pengangkatan sejumlah pejabat lain di Kemenpora. Dalam kesempatan tersebut, Erick menekankan pentingnya peran LPUK sebagai badan layanan umum yang mengelola aset olahraga negara agar lebih tertata dan produktif.
Ia menyebut bahwa seluruh unit dalam BLU harus berjalan sebagai satu kesatuan tanpa sekat organisasi yang berlapis lapis. Menurutnya, semua aktivitas juga wajib terukur dan dilaporkan secara jelas.
"BLU itu satu keluarga, makanya kita lantik bersama. Tidak boleh ada struktur dalam struktur, organisasi dalam organisasi. BLU adalah keluarga kita, tidak boleh ada jarak dari kita. BLU wajib melaporkan kegiatannya, harus ada tolok ukurnya," katanya.
Erick juga menyampaikan adanya penataan ulang dalam struktur serta arah pengembangan LPUK agar pengelolaan aset bisa dilakukan secara lebih profesional. Salah satunya dengan mendorong kerja sama berbasis bisnis agar aset yang ada tidak terbengkalai.
"Dengan perubahan di BLU saya juga mengubah struktur BLU-nya dan ke arah mana BLU ke depan, BLU akan menjadi sebuah organisasi yang dikelola secara profesional dan ada skema b-to-b supaya aset-aset kita tidak terbengkalai dan mangkrak," katanya.
Ia berharap kepemimpinan baru bisa membawa LPUK menjadi lebih efektif dan memberi manfaat luas bagi dunia olahraga nasional. Erick juga menekankan pentingnya integritas, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah tersebut.
"Saya mengharapkan ini amanah, ada empati, ada kepedulian. Ini yang mau saya ubah, tidak mudah, tapi saya ingin memberikan yang terbaik. Saya ambisius dalam hasil, bukan jabatan. Saya mau kita sama-sama, tapi maafkan saya ketika saya harus menindak tegas untuk kepentingan organisasi, untuk kepentingan bersama-sama," katanya.
Lembaga ini sebelumnya dikenal sebagai LPDUK yang dibentuk pada 2017 sebagai badan layanan umum di bawah Kemenpora. Awalnya lembaga ini hadir untuk mendukung pengelolaan dana olahraga nasional, terutama menjelang Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Seiring waktu, lembaga ini juga berkembang dan tidak hanya mengelola dana, tetapi juga menjalankan berbagai program pengembangan olahraga seperti akademi atlet hingga pusat peningkatan performa.
Selain itu, lembaga ini turut mengelola berbagai kegiatan olahraga berskala nasional seperti Pekan Olahraga Nasional serta kerja sama dengan pihak swasta di sektor olahraga.
Sumber: ANTARA