Beirut (KABARIN) - Delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan 28 lainnya mengalami luka luka setelah serangan udara Israel menghantam wilayah dekat pesisir Kota Sidon di Lebanon selatan pada Selasa malam 7 April.
Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan bahwa serangan tersebut mengenai sebuah kafe di area tepi pantai Sidon. Dalam pernyataannya pada Rabu, disebutkan bahwa korban jiwa dan luka luka merupakan dampak langsung dari serangan udara yang terjadi di lokasi tersebut.
“Delapan orang tewas dan 28 lainnya luka-luka akibat serangan udara musuh terhadap sebuah kafe di tepi pantai di Kota Sidon, Lebanon selatan,” menurut pernyataan tersebut, Rabu.
Sebelumnya, Kantor Berita Nasional Lebanon atau NNA melaporkan adanya serangan udara yang dilakukan militer Israel di kawasan pesisir pusat Kota Sidon pada malam kejadian.
Ketegangan antara Israel dan Hizbullah sendiri sudah meningkat sejak awal Maret, setelah kelompok bersenjata Lebanon itu kembali melancarkan serangan roket ke wilayah Israel di tengah situasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Sebagai respons, Israel kemudian memperluas serangan ke wilayah Lebanon yang mencakup bagian selatan negara tersebut, Lembah Beqaa, hingga pinggiran Beirut.
Pada pertengahan Maret, militer Israel juga mengumumkan dimulainya operasi darat di wilayah Lebanon selatan yang semakin memperburuk situasi keamanan di kawasan itu.
Sumber: SPU