Persita Tetap Siap Hadapi Arema Meski Harus Bermain di Luar Kandang

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena mengaku menerima situasi timnya yang tidak bisa bermain di stadion utama saat menjamu Arema FC pada pekan ke-27 BRI Super League musim 2025 2026.

Dalam laga yang digelar Jumat malam pukul 19.00 WIB, Persita harus menggunakan Banten International Stadium sebagai kandang sementara. Stadion tersebut berjarak sekitar 70 kilometer dari markas utama mereka di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang.

Pena mengaku tidak sepenuhnya senang dengan kondisi tersebut, terutama karena jarak yang cukup jauh dari basis suporter Persita.

“Saya tidak bisa bilang bahwa saya senang untuk bermain di Banten International Stadium," kata Pena.

Ia juga menilai dukungan suporter kemungkinan tidak akan maksimal karena pertandingan berlangsung di hari kerja.

"Saya sedih karena kita pasti akan memiliki dukungan yang lebih sedikit dari biasanya karena pertandingan berlangsung di hari Jumat,” ujarnya.

Meski begitu, Pena tetap mengajak para pendukung untuk hadir langsung memberikan dukungan kepada tim.

“Saya tahu bahwa bagi sebagian besar suporter kita, sangat sulit untuk datang ke pertandingan ini. Saya tidak tahu harus berbuat apa, tetapi saya mendorong para suporter yang mungkin ragu untuk datang atau tidak untuk bisa datang ke sini dan mendukung kami," lanjut dia.

Ia berharap timnya bisa segera kembali bermain di stadion asli, namun menegaskan bahwa laga ini tetap harus dihadapi dengan maksimal.

“Dan ya, semoga kita bisa segera bermain lagi di kandang, tetapi akan kita hadapi. Kita harus bermain di sini, ini kandang kita. Ini pertandingan kandang bagi kita. Kita tahu stadion ini, kita sudah bermain di sini dua kali dan salah satunya uji coba melawan Dewa United," tambahnya.

Persita datang ke pertandingan ini setelah menelan kekalahan 0 1 dari Persebaya Surabaya pada laga sebelumnya. Dari hasil itu, Pena menyoroti perlunya peningkatan dalam penyelesaian akhir.

“Pertandingan melawan Persebaya sangat berbeda. Kami sudah menganalisis pertandingan itu. Kami sudah melihat apa yang bisa kami tingkatkan. Kami telah bekerja. Kami telah bekerja pada apa yang harus kami tingkatkan, juga fokus di pertandingan,” kata dia.

Ia optimistis timnya bisa bangkit dan meraih hasil positif pada laga kali ini.

“Jadi saya pikir akan menjadi cerita yang berbeda. Setelah kalah sebagai pemain, sebagai pelatih, Anda ingin bermain secepat mungkin. Dan mudah-mudahan, kita bisa mendapatkan tiga poin,” tambah Pena.

Kemenangan dalam laga ini menjadi penting bagi Persita untuk menjaga peluang finis di empat besar klasemen. Saat ini, tim berjuluk Pendekar Cisadane berada di peringkat ketujuh dengan 41 poin, terpaut lima angka dari zona empat besar.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka