Jakarta (KABARIN) - Pemain Liverpool Andrew Robertson menyebut timnya bisa memenangkan banyak gelar Liga Inggris jika tak ada Pep Guardiola yang melatih Manchester City.
“Pep Guardiola mendorong kami mencapai level yang benar-benar baru. Saya rasa kami berdua setuju soal itu, dan mungkin kami seharusnya bisa memenangkan lebih banyak Premier League jika bukan karena dia," kata Robertson setelah memainkan laga perpisahannya bersama Liverpool di Anfield, Minggu, melawan Brentford yang berakhir 1-1.
Selama sembilan tahun di Liverpool, Robertson dua kali menjuarai Liga Inggris bersama Juergen Klopp dan sekali bersama Arne Slot.
Gelar Liga Inggris untuk Robertson bisa lebih banyak jika pada musim 2018/2019 dan 2021/2022 timnya tak dikalahkan City yang menjuarai liga dengan selisih hanya satu poin.
Dua gelar itu adalah dua dari enam trofi Liga Inggris milik Guardiola setelah musim 2017/2018, 2020/2021, 2022/2023, dan 2023/2024.
"Dia sosok luar biasa untuk Manchester City dan saya mendoakan yang terbaik untuknya," kata Robertson kepada Guardiola yang pada hari yang sama berpisah dengan City, yang sudah 10 tahun dilatihnya.
Selama sembilan tahun di Anfield, Robertson sudah tampil 378 kali di semua kompetisi, dengan sumbangan 14 gol dan 69 assist.
Kontribusinya untuk Liverpool yang hampir menyentuh satu dekade menghasilkan sembilan trofi bergengsi, yakni dua gelar Liga Inggris, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Meski tak mengakhiri musimnya bersama Liverpool dengan mengangkat trofi, Robertson senang masa-masa terakhirnya masih bisa mengantarkan The Reds bermain di Liga Champions musim depan.
"Sejak sebelum Natal sebenarnya sudah cukup jelas bahwa musim ini tidak akan berjalan seperti yang kami inginkan dalam hal memenangkan trofi," tutup dia.
Baca juga: Mohamed Salah Mengaku Sering Menangis Belakangan Ini
Sumber: ANTARA