Jakarta (KABARIN) - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pencak silat sebagai olahraga asli Indonesia agar semakin berkembang dan dikenal luas di tingkat global.
Wakil Ketua Umum PB IPSI Sugiono mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan berbagai langkah strategis agar pencak silat dapat masuk dalam ajang Olimpiade.
"Kita semua dalam rumah besar IPSI terus mendorong dan mempersiapkan ke depan agar cabang olahraga pencak silat ini terus berkembang dan pada akhirnya bisa masuk Olimpiade," ujar Sugiono.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara malam ramah tamah peserta Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (9/4) malam, menjelang pelaksanaan munas pada 10–11 April.
Acara itu dihadiri pengurus IPSI dari berbagai daerah, perwakilan perguruan pencak silat, serta sejumlah tokoh yang berperan dalam pengembangan pencak silat di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono mengajak seluruh pengurus IPSI, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menjaga persatuan organisasi serta terus mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang mengandung nilai kedisiplinan, keberanian, dan penghormatan terhadap sesama.
"Pencak silat merupakan bagian dari nation character building. Karena itu, kita harus menjaga semangat kependekaran dan persatuan," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran IPSI dalam memperkuat identitas bangsa melalui olahraga tersebut sekaligus memperluas eksistensinya di tingkat internasional.
Sugiono menambahkan, Munas XVI IPSI menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Melalui forum tersebut, para pengurus diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, serta menjaga nilai-nilai luhur pencak silat di tengah perkembangan olahraga modern.
Salah satu agenda utama dalam munas ini adalah mendorong pencak silat agar dapat dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Sumber: ANTARA