Jakarta (KABARIN) - Sekuel animasi The Super Mario Galaxy Movie mencatatkan pendapatan impresif dengan total sekitar 629 juta dolar AS atau setara Rp10,7 triliun secara global. Dari jumlah tersebut, sekitar 308 juta dolar AS atau Rp5,2 triliun berasal dari pasar Amerika Serikat.
Mengutip laporan Variety, film adaptasi gim populer ini meraih 69 juta dolar AS pada akhir pekan kedua penayangan di Amerika Utara dari 4.289 bioskop. Namun, angka tersebut turun sekitar 48 persen dibandingkan pekan debutnya.
Meski mengalami penurunan, film ini tetap menunjukkan performa kuat. Dalam 12 hari penayangan, sekuel tersebut bahkan berhasil melampaui “Project Hail Mary” sebagai film terlaris tahun ini.
Film ini merupakan lanjutan dari The Super Mario Bros. Movie yang sebelumnya sukses besar dengan pendapatan lebih dari 1,3 miliar dolar AS di seluruh dunia.
Cerita dalam film terbaru ini mengikuti petualangan Mario, Luigi, dan Princess Peach yang menjelajah luar angkasa untuk menyelamatkan Princess Rosalina dari penculikan Bowser Jr.. Petualangan ini dipenuhi pertempuran antarplanet demi melindungi galaksi.
Film ini diproduseri oleh Chris Meledandri dari Illumination dan Shigeru Miyamoto dari Nintendo. Sementara itu, tim kreatif juga telah mulai mengembangkan storyboard dan desain dunia baru untuk mendukung eksplorasi galaksi dalam film ini.
Sumber: ANTARA