Jakarta (KABARIN) - Tim nasional Ghana menunjuk Carlos Queiroz sebagai pelatih baru mereka pada Senin (13/4) untuk mengarungi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat pada Juni-Juli 2026, menggantikan pelatih sebelumnya Otto Addo.
"Queiroz memiliki rekam jejak yang panjang di Piala Dunia. Dia diharapkan dapat memanfaatkan pengalamannya itu untuk tim," demikian pernyataan resmi sosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Selasa.
Dengan demikian, itu menjadi kelima kalinya pelatih berkebangsaan Portugal tersebut memimpin sebuah kesebelasan di Piala Dunia setelah sebelumnya melatih Portugal pada edisi tahun 2010 dan Iran pada 2014, 2018 serta 2022.
Mendapatkan kesempatan tersebut, Queiroz berterima kasih atas kepercayaan Asosiasi Sepak Bola Ghana.
Pria berusia 73 tahun itu pun menyambut babak baru hidupnya dengan rasa tanggung jawab dan kerendahan hati.
"Sepak bola telah memberi saya tantangan, pelajaran, dan perjalanan tidak terlupakan seumur hidup, di seluruh dunia. Saya menerima penunjukan ini dengan semangat dan komitmen yang sama, yang telah membimbing saya sepanjang karier saya. Ini bukan sekadar pekerjaan, ini adalah misi," kata pelatih berusia 73 tahun itu.
Queiroz akan menjalankan laga debutnya bersama Ghana pada laga persahabatan menghadapi Meksiko pada 22 Mei dan Wales pada 2 Juni.
Di Piala Dunia 2026, Ghana akan mengawali petualangannya di Grup L menghadapi Panama. Grup tersebut juga beranggotakan Inggris dan Kroasia.
Selain itu, Queiroz juga mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Amerika Utara sebagai pelatih tertua ketiga yang melatih timnas di Piala Dunia di bawah pelatih Afrika Selatan Hugo Broos dan juru taktik Ceko Miroslav Koubek yang sama-sama akan berusia 74 tahun saat kompetisi empat tahunan itu digelar.
Queiroz juga akan menjadi pelatih kedua yang berpartisipasi dalam lima edisi Piala Dunia berturut-turut setelah sebelumnya ada nama Boru Milutinovic yang melatih beberapa negara seperti Meksiko, Kosta Rika, AS, Nigeria, dan Tiongkok pada edisi 1986, 1990, 1994, 1998 dan 2002.
Sumber: ANTARA