Trump Sindir Paus Leo, Wapres Spanyol: Ini Kesalahan Besar

waktu baca 2 menit

Madrid (KABARIN) - Wakil Perdana Menteri Spanyol Yolanda Diaz menyebut komentar Presiden AS Donald Trump tentang Paus Leo XIV sebagai "kesalahan besar dalam sejarah."

Berbicara kepada wartawan asing di Madrid, Selasa (14/4) waktu setempat, Diaz mengatakan pernyataan tersebut menunjukkan sikap tidak hormat terhadap pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan.

"Paus adalah pemimpin negara dan pemimpin agama yang mewakili jutaan umat beriman," kata Diaz.

"Tidak masalah apakah seseorang religius atau tidak; komentar seperti itu tidak pantas,” ujarnya menegaskan.

Trump, melalui unggahan di platform Truth Social, menyebut Paus Leo memiliki rekam jejak yang “lemah” dalam memerangi kejahatan dan kebijakan luar negerinya buruk.

Trump juga menyiratkan bahwa Leo, Paus pertama dari Amerika, tidak akan terpilih jika bukan Trump yang sedang menjabat Presiden AS.

Diaz menambahkan bahwa ia menghormati Trump dan Paus dalam peran mereka masing-masing, tetapi ia mempertanyakan apa yang akan terjadi jika komentar serupa dibuat tentang pemimpin dunia lainnya.

“Jika saya mengatakan tentang pemimpin negara lain apa yang dikatakan Trump tentang Paus, siapa yang tahu apa yang akan terjadi?” katanya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni juga mengecam pernyataan Trump terhadap Paus Leo.

"Saya menganggap kata-kata Presiden Trump mengenai Bapa Suci tidak dapat diterima,” kata Meloni dalam pernyataan yang dirilis Senin (13/4).

“Paus adalah Pemimpin Gereja Katolik, adalah hal yang benar dan wajar jika beliau menyerukan perdamaian dan mengutuk semua bentuk perang,” ujarnya.

Sumber: Anadolu

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka