Rekrutmen Militer AS Cetak Rekor di Tengah Konflik dengan Iran

waktu baca 1 menit

Washington (KABARIN) - Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Selasa mengatakan bahwa militer AS tengah mencatatkan rekor perekrutan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"ANGKA REKRUTMEN BERSEJARAH TERUS BERLANJUT… Baru saja mengetahui bahwa [Angkatan Udara AS] & [Angkatan Luar Angkasa AS] mencapai target rekrutmen FY26 (Tahun Keuangan 2026) mereka 5 bulan lebih awal. Melampaui rekor tahun lalu," tulis Hegseth di X.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Iran dan AS mengadakan perundingan di Islamabad pada Sabtu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Teheran tentang gencatan senjata selama dua pekan.

Pada Minggu pagi, Wakil Presiden JD Vance mengatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan selama negosiasi yang panjang. Delegasi AS kembali ke negara mereka tanpa menghasilkan kesepakatan.

Trump kemudian mengumumkan bahwa AS akan mulai memblokade Selat Hormuz setelah gagal dalam perundingan, dan memerintahkan Angkatan Laut AS untuk mencari dan mencegat kapal-kapal yang membayar bea untuk melewati jalur maritim tersebut.

Langkah tersebut mulai berlaku pada Senin, pukul 14:00 waktu setempat, menurut konfirmasi sang presiden.


Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka