Yerusalem (KABARIN) - Pemukim Israel dilaporkan memasang pintu besi di kawasan Kota Tua Yerusalem yang saat ini berada di bawah pendudukan, tepatnya di antara Cotton Merchants Market atau Suq al Qattanin dan Iron Gate atau Bab al Hadid, menurut kantor berita Palestina WAFA pada Rabu 15 April.
Otoritas Yerusalem menyebut pemasangan pintu itu berada di sekitar Asosiasi Pemuda Kota Tua yang berdekatan dengan Lapangan Zorba, wilayah yang sebelumnya juga telah dikuasai oleh pemukim Israel.
Langkah tersebut dinilai oleh pihak Palestina sebagai bentuk pelanggaran terhadap situs bersejarah sekaligus upaya mengubah karakter asli kawasan Kota Tua.
Otoritas setempat menambahkan bahwa keberadaan pintu besi itu membatasi pergerakan warga Palestina di area tersebut. Sementara di sisi lain, pemukim Israel disebut tetap melakukan aktivitas ritual keagamaan di sekitar lokasi sebagai bagian dari perubahan kondisi di lapangan.
Sejumlah laporan warga menyebut mereka telah mendatangi kepolisian Israel untuk meminta agar pintu tersebut dibongkar. Namun pihak kepolisian membantah terlibat dalam pemasangan dan tidak mengambil langkah untuk mencabutnya.
Warga Palestina menilai tindakan ini merupakan bagian dari kebijakan yang lebih luas untuk mengendalikan ruang publik di Kota Tua sekaligus mengubah identitas historis kawasan tersebut.
Sumber: WAFA