Jakarta (KABARIN) - PT Transportasi Jakarta melakukan evaluasi terhadap penerapan sistem pemesanan kursi atau booking layanan Royaltrans pada rute Cibubur–Balai Kota yang dinilai belum berjalan optimal, terutama terkait alur penumpang di lapangan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah teknis dan strategis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
“Kami telah mengambil langkah-langkah teknis dan strategis untuk memastikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” kata Ayu di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan, penumpang tetap dapat melakukan pemesanan pada hari keberangkatan selama kursi masih tersedia. Sementara itu, pemesanan juga dapat dilakukan lebih awal melalui aplikasi TJ: Transjakarta mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Menurutnya, sistem booking ini merupakan inovasi untuk memberikan kepastian tempat duduk sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keteraturan perjalanan bagi pengguna Royaltrans.
“Kami telah memberikan arahan petugas di lapangan untuk memperkuat sosialisasi dan membantu mengarahkan pelanggan secara langsung,” ujarnya.
Sementara itu, di media sosial muncul sejumlah keluhan dari penumpang pada hari pertama penerapan sistem tersebut. Banyak pengguna menilai sosialisasi belum maksimal sehingga menimbulkan kebingungan, terutama bagi penumpang lanjut usia.
Selain itu, pengaturan alur penumpang juga disebut belum tertata dengan baik sehingga menyebabkan penumpukan di beberapa titik.
Mulai hari ini, Transjakarta memperluas penerapan sistem booking kursi Royaltrans ke seluruh rute layanan premium tersebut. Sebelumnya, sistem ini hanya diterapkan pada tiga rute, namun kini mencakup sejumlah rute lain seperti Cibubur–Kuningan, Cibubur–Blok M, hingga Summarecon Bekasi–Kuningan.
Sumber: ANTARA