Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memerintahkan jajarannya untuk memacu pertumbuhan ekonomi Jakarta hingga delapan persen, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden mengenai tahun 2027, dengan target pertumbuhan ekonomi delapan persen sampai dengan di tahun 2029, maka Pemerintah DKI Jakarta harus mempersiapkan itu untuk bisa mencapai arahan Bapak Presiden,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta, Kamis.
Pramono mengakui target tersebut tidak mudah dicapai karena berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, namun ia menegaskan perlunya kesiapan seluruh perangkat Pemprov DKI.
“Pemerintah DKI Jakarta itu harus mengikuti apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat, sehingga kami mempersiapkan langkah-langkah ke depan, apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta di tahun 2027 ini,” jelasnya.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Pramono juga menyoroti sejumlah tantangan global yang dinilai dapat berdampak pada ekonomi daerah, termasuk konflik internasional.
Tantangan tersebut, yaitu konflik yang terjadi antara Amerika Serikat, Israel, dengan Iran.
Ia menyebut situasi global tersebut masih dinamis dan berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM), pendapatan, serta sektor ekonomi lainnya.
“Dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta harus mengambil langkah-langkah untuk jangka pendek mengatasi itu,” ungkap Pramono.
Sumber: ANTARA