Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diprediksi Hujan Hari Ini

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Puji Sibuea menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari Selat Karimata hingga Kalimantan Barat, di pesisir barat Aceh, dari Laut Banda hingga Papua Selatan bagian selatan, pesisir barat Sumatera Barat hingga Sumatera Utara, pesisir timur Lampung hingga Sumatera Selatan, serta dari pesisir selatan Jawa Timur hingga Jawa Tengah.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang, Banjarmasin, Tanjung Selor, Jayapura, dan Merauke.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Denpasar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Manokwari, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, di antaranya wilayah Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kupang, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, dan Nabire.

Sebelumnya pada Kamis (16/4), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa curah hujan tinggi di wilayah barat Pulau Sumatera hingga Jawa masih dipengaruhi oleh dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 92S di Samudra Hindia, barat daya Sumatera.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin di Jakarta, Kamis, menyampaikan, meski posisi bibit siklon tersebut diprediksi semakin menjauhi wilayah Indonesia, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Meskipun semakin menjauh, dampak fenomena ini tetap dapat memengaruhi kondisi cuaca ekstrem secara lokal. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan,” kata dia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka