tidak berarti berhak untuk melakukan intervensi militer terhadap negara lain hanya karena sistem politiknya berbeda
Berlin (KABARIN) - Kanselir Jerman Friedrich Merz mengecam kemungkinan operasi militer Amerika Serikat terhadap Kuba, dengan menegaskan bahwa tidak ada dasar yang jelas untuk melakukan intervensi tersebut.
"Tidak ada alasan yang jelas untuk menginvasi Kuba. Terlepas dari berbagai masalah politik dalam negeri yang dihadapi negara-negara di bawah rezim komunis, Kuba tidak menimbulkan ancaman nyata bagi negara lain di luar wilayahnya," kata Merz dalam konferensi pers di Hanover.
Ia menekankan bahwa perbedaan sistem politik tidak dapat dijadikan pembenaran untuk tindakan militer terhadap suatu negara berdaulat.
"Memiliki kemampuan dalam pertahanan tidak berarti berhak untuk melakukan intervensi militer terhadap negara lain hanya karena sistem politiknya berbeda," tegasnya.
Meski begitu, Merz menyatakan keraguan bahwa Amerika Serikat benar-benar akan mengambil langkah tersebut. Ia menilai saat ini AS juga tidak memiliki alasan kuat untuk melakukan operasi militer di Kuba.
"Saya menilai saat ini Amerika Serikat juga tidak memiliki alasan untuk melancarkan operasi semacam itu," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut kemungkinan intervensi militer ke Kuba setelah penanganan isu dengan Iran selesai.
Di sisi lain, Pentagon dilaporkan tengah menyiapkan sejumlah opsi dan menyatakan siap menjalankan perintah presiden terkait kemungkinan operasi tersebut.
Sumber: SPU