AS Jadi Tuan Rumah Putaran Kedua Negosiasi Israel–Lebanon

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah putaran kedua negosiasi antara Israel dan Lebanon yang dijadwalkan berlangsung di Departemen Luar Negeri AS pada Kamis (23/4), demikian disampaikan seorang juru bicara kepada Anadolu.

"Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah pembicaraan putaran kedua, tingkat duta besar antara Israel dan Lebanon, pada Kamis, 23 April, di Departemen Luar Negeri," kata juru bicara tersebut.

AS juga menyatakan menyambut keterlibatan awal yang disebut berjalan produktif sejak pertemuan sebelumnya pada Selasa (14/4). Washington menegaskan akan terus memfasilitasi dialog langsung antara kedua pihak dengan itikad baik.

"Kami akan terus memfasilitasi diskusi langsung dan dengan itikad baik antara kedua pemerintah," tambah juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Sebelumnya, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyebut bahwa pembicaraan dengan Israel bertujuan untuk menghentikan permusuhan, mengakhiri pendudukan Israel di Lebanon selatan, serta menempatkan militer Lebanon di perbatasan yang diakui secara internasional.

Sejak 2 Maret, Israel disebut telah melakukan serangan di wilayah Lebanon yang menewaskan sekitar 2.300 orang, melukai lebih dari 7.500 orang, dan menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi, menurut otoritas Lebanon.

Presiden AS Donald Trump pada 16 April mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari di Lebanon yang mulai berlaku tengah malam waktu Tel Aviv dan Beirut. Ia juga menyatakan bahwa AS aktif menahan Israel agar tidak melanjutkan serangan selama masa gencatan senjata.

Namun, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan bahwa Israel tetap berencana mempertahankan kendali atas wilayah yang diduduki di Lebanon selatan selama operasi militer terakhir.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka