Prabowo-Putin Bahas Peluang WNI Ikuti Program Kosmonot Rusia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Rusia Vladimir Putin membahas peluang kerja sama di bidang antariksa, termasuk kemungkinan mengirim warga Indonesia untuk mengikuti program pelatihan kosmonot.

Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Rabu, Sugiono menjelaskan pembahasan tersebut dilakukan saat kunjungan ke Moskow, Rusia, yang juga mencakup berbagai kerja sama strategis kedua negara.

"Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Pak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang yang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonotnya Rusia," kata Sugiono.

Menurut dia, langkah tersebut penting karena kemampuan mengirim manusia dan perangkat ke orbit luar angkasa menjadi salah satu indikator kemajuan teknologi suatu negara.

Selain isu antariksa, kedua pemimpin juga membahas kerja sama di sektor energi, termasuk transisi energi serta pengembangan energi alternatif seperti biodiesel dan bioetanol.

Sugiono menambahkan, isu kebutuhan pupuk yang berkaitan dengan situasi geopolitik di Timur Tengah juga turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Namun, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah terkait pupuk dinilai mampu menjaga stabilitas di dalam negeri.

Ia juga menegaskan bahwa Rusia merupakan mitra strategis Indonesia, dengan hubungan yang semakin ditingkatkan pada 2025.

Sebelumnya, Putin juga mengundang Presiden Prabowo untuk kembali berkunjung ke Rusia dalam rangka menghadiri pameran industri yang akan digelar pada Mei dan Juli 2026, termasuk salah satunya di Kota Kazan, Tatarstan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka