Update Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: 7 Meninggal 38 Luka-luka

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Update terbaru datang dari insiden tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan ini dilaporkan terus bertambah.

Petugas Kamar Jenazah RSUD Kota Bekasi mengungkapkan, hingga saat ini total korban meninggal dunia mencapai tujuh orang. Data tersebut masih bersifat sementara seiring proses evakuasi yang masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Di sisi lain, kabar lebih baik datang dari penumpang KA Argo Bromo Anggrek. Seluruh penumpang kereta tersebut, termasuk masinis, dipastikan selamat. Tercatat ada lebih dari 240 penumpang yang berada di dalam kereta saat insiden terjadi.

Sementara itu, korban luka berasal dari penumpang KRL Commuter Line. Berdasarkan data sementara dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), sebanyak 38 penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Penanganan korban dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

Hingga kini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian. Sejumlah penumpang dilaporkan masih terjepit di dalam gerbong yang mengalami kerusakan parah.

Proses evakuasi juga menghadapi kendala teknis, terutama karena struktur besi gerbong yang sulit dipotong. Tim SAR Jakarta saat ini terus berupaya mengevakuasi korban dengan memotong bagian gerbong yang terdampak tabrakan.

Pihak terkait masih terus melakukan penanganan intensif di lapangan, dengan fokus utama pada penyelamatan korban dan percepatan evakuasi. Data korban pun masih berpotensi berubah seiring perkembangan situasi di lokasi kejadian.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka