MTI Soroti Bahaya Mobil Mogok di Rel Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Deddy Herlambang mengungkapkan, perlunya mitigasi kendaraan mogok di perlintasan kereta sebidang.

"Pemicu awal Kecelakaan Kereta Api (KKA) adalah perlintasan sebidang di Jalan Ampera JPL 78 Bekasi, maka perlu mitigasi berupa standar operasional prosedur (SOP) yang wajib dilaksanakan oleh pengguna jalan apabila kendaraan bermotor mogok di atas rel Kereta Api," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Deddy menambahkan, SOP kendaraan yang mogok/rusak di atas rel perlintasan sebidang dapat diusulkan oleh Direktorat Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Senin malam 27 April 2026 tepatnya pukul 20.55 di Stasiun Bekasi Timur (BKST) terjadi Kecelakaan Kereta Api (KKA), KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL TM 5568A (PLB 5568a) yang berhenti di peron 2 Stasiun BKST. Atas kejadian ini lalu lintas perjalanan Kereta Api di lintas Jakarta sampai Cikarang dapat dikatakan terhenti total.

Tragedi itu berpangkal dari 35 menit sebelumnya di perlintasan sebidang JPL 85 Ampera. Sebuah taksi listrik mogok di tengah rel dan tertemper KRL CRRC Jakarta-Cikarang (PLB 5181), sehingga KRL PLB 5568a di belakangnya tertahan tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat KRL PLB 5181 yang tertemper taksi listrik.

Sebagai informasi, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih melakukan penanganan atas kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur pada Senin malam sekitar pukul 20.50 WIB.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menyebut, kecelakaan tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya dengan KRL di kawasan Bekasi Timur.

Ia juga menyebutkan lalu lintas padat di sekitar TKP. Saat ini anggota Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Satlantas Polres Metro Bekasi Kota sedang melakukan upaya-upaya memberikan perlintasan terhadap ambulans-ambulans yang menuju lokasi TKP untuk menjemput korban.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka