Lebanon Akan Percepat Persiapan Negosiasi dengan Bantuan AS

waktu baca 2 menit

Beirut (KABARIN) - Presiden Lebanon Joseph Aoun, Senin, menegaskan bahwa negaranya tetap berkomitmen menempuh jalur perundingan dan siap mempercepat proses tersebut dengan dukungan Amerika Serikat di tengah situasi kawasan yang dinilai masih sensitif.

“Kami siap mempercepat laju negosiasi sejauh Amerika Serikat melakukannya. Tidak ada jalan keluar selain proses ini karena melayani kepentingan seluruh rakyat Lebanon,” kata Aoun saat menerima delegasi blok parlemen Strong Republic.

Aoun menekankan bahwa kondisi saat ini sangat rentan sehingga membutuhkan penguatan persatuan nasional. Ia menilai konsolidasi internal menjadi kunci agar Lebanon mampu menghadapi dinamika politik dan keamanan yang kian kompleks.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan persiapan ketiga yang melibatkan Duta Besar Lebanon untuk Washington akan digelar dalam beberapa hari ke depan, sebagai langkah awal menuju dimulainya pembicaraan di bawah fasilitasi Amerika Serikat.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi capaian penting, sekaligus menunjukkan perhatian langsung Presiden AS Donald Trump terhadap situasi Lebanon dalam upaya mendorong stabilitas kawasan.

Aoun menegaskan kembali bahwa tujuan utama perundingan tetap sama, yakni penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon yang masih diduduki serta pemulangan para tahanan sebagai bagian dari penyelesaian yang lebih menyeluruh.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap militer dan institusi negara sebagai pilar stabilitas, di tengah tekanan ekonomi dan politik yang masih dihadapi Lebanon.

Di akhir pernyataannya, Aoun mengajak seluruh kekuatan politik untuk bersatu di bawah kepentingan negara, seraya menegaskan bahwa rakyat Lebanon telah lelah menghadapi konflik berkepanjangan dan dampaknya.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka