Kelme Siapkan Tenaga Ahli untuk Kawal Produksi Jersi Timnas Indonesia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Produsen apparel olahraga Kelme menyiapkan tenaga ahli khusus untuk mendampingi proses produksi jersi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia guna memastikan kualitas terbaik sebelum digunakan pemain di lapangan.

CEO Kelme Sports Indonesia Kevin Wijaya mengatakan langkah ini diambil sebagai respons atas insiden kerusakan jersi yang terjadi saat laga melawan Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026 pada Maret lalu.

“Kami akan hadirkan tenaga ahli untuk mendampingi ketika proses pengepresan nama, nomor punggung, logo jersi yang akan digunakan para pemain,” kata Kevin dalam acara Kelme Media Session di Jakarta, Rabu.

Dalam pertandingan tersebut, publik menyoroti kualitas jersi setelah sejumlah huruf pada nameset pemain seperti Dony Tri Pamungkas dan Ole Romeny terlepas saat pertandingan berlangsung.

Kelme telah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian itu dan melakukan evaluasi internal. Dari hasil penelusuran, kerusakan disebut dipengaruhi oleh mesin pressing yang digunakan serta faktor human error dalam proses produksi.

Kevin menjelaskan, standar produksi sebenarnya sudah ditetapkan, termasuk suhu pengepresan 160 derajat Celsius dan durasi sekitar 15 detik. Namun, perbedaan mesin yang digunakan dalam proses produksi menjelang pertandingan menjadi salah satu faktor penyebab masalah.

“Jadi kami minta maaf, karena ada kesalahan, ada yang terlewatkan, dan kami upayakan lebih baik lagi,” ujarnya.

Ke depan, Kelme juga akan menggandeng tim dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk turut mengawasi proses produksi, terutama pada tahap pengepresan jersi, guna memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas perlengkapan tim nasional sekaligus menjaga profesionalisme dalam produksi apparel olahraga Garuda.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka