Jakarta (KABARIN) - OpenAI disebut-sebut tengah mempersiapkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kemungkinan akan menggunakan chipset generasi terbaru dari MediaTek, yakni MediaTek Dimensity 9600 dengan proses fabrikasi 2 nm.
Informasi ini dilaporkan oleh Gizmochina, Selasa (5/5), yang mengutip analis industri ponsel pintar Ming-Chi Kuo. Ia menyebut OpenAI berpotensi mempercepat pengembangan perangkat tersebut, dengan target produksi massal paling cepat pada paruh pertama 2027.
Chip Dimensity 9600 sendiri dikabarkan akan diproduksi menggunakan proses N2P oleh TSMC dan diperkirakan meluncur pada paruh kedua 2026. MediaTek disebut menjadi kandidat utama pemasok prosesor untuk perangkat ini.
Dari sisi spesifikasi, ponsel tersebut diproyeksikan mengandalkan arsitektur AI tingkat lanjut dengan dual NPU untuk mendukung komputasi berlapis. Perangkat juga diperkirakan menggunakan RAM LPDDR6 serta penyimpanan UFS 5.0 untuk mempercepat pemrosesan beban kerja AI secara berkelanjutan.
Selain itu, peningkatan pada sistem kamera juga dikabarkan menjadi fokus utama, termasuk penggunaan ISP yang lebih canggih untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan gambar dan rentang dinamis.
Konsep perangkat ini disebut akan menggeser cara penggunaan ponsel pintar, dari berbasis aplikasi menjadi berbasis “AI agentic” yang dapat menjalankan tugas langsung sesuai perintah dan kebutuhan pengguna.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan sebagian pemrosesan dilakukan langsung di perangkat (on-device), sementara tugas yang lebih kompleks diproses melalui cloud AI.
Jika sesuai rencana, perangkat ini diproyeksikan dapat mencapai pengiriman hingga sekitar 30 juta unit secara kumulatif pada 2027–2028.
Sumber: Gizmochina