Saya menawarkan, karena satu, dia belum pernah main film, dan kedua, ada satu karakter unik di kepala saya yang ingin saya jadikan dia sebagai pemerannya,
Jakarta (KABARIN) - Sutradara Baim Wong mengungkapkan alasan memilih binaragawan Ade Rai untuk terlibat dalam film “Semua Akan Baik-Baik Saja” sebagai pemeran pendukung.
“Saya menawarkan, karena satu, dia belum pernah main film, dan kedua, ada satu karakter unik di kepala saya yang ingin saya jadikan dia sebagai pemerannya,” ujar Baim dalam gala perdana film tersebut di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu.
Baim menjelaskan bahwa awalnya ia sempat kesulitan meyakinkan Ade Rai untuk menerima tawaran bermain film. Ade Rai disebut menolak karena merasa tidak yakin mampu menampilkan akting sesuai harapan.
Namun, perubahan sikap terjadi setelah keduanya bertemu secara tidak sengaja sekitar tiga bulan kemudian di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Pertemuan itu menjadi titik balik hingga akhirnya Ade Rai bersedia menerima peran tersebut.
Selain faktor kedekatan dengan Baim Wong, Ade Rai juga disebut lebih nyaman setelah mengetahui bahwa film ini bergenre drama. Ia mengaku kemungkinan akan menolak jika film tersebut bergenre aksi.
Baim berharap keterlibatan Ade Rai dapat memberikan nilai inspiratif bagi penonton, terutama dari sisi keteladanan dan kebaikan yang ia lihat dari sosok sang binaragawan.
“Mas Ade membuat saya merinding. Mas Ade bilang enggak mau saya minta nomor rekeningnya. Dia bilang, ‘Saya melakukan ini buat Baim. Jangan disalahartikan’. Buat saya, itu kemurnian dia dan tidak... dia enggak mau cerita ke orang-orang. ‘Biarkan ini saya melakukan buat Baim karena kamu teman saya’. Terima kasih Mas Ade Rai,” kata Baim.
Dalam film tersebut, Ade Rai memerankan karakter Kaka Rai, seorang tetangga di rumah susun yang dihuni tokoh Langit yang diperankan oleh Reza Rahadian.
Pria yang berusia 56 tahun itu juga menyebut kemungkinan “Semua Akan Baik-Baik Saja” menjadi film pertama sekaligus terakhirnya di Indonesia, karena ia ingin kembali fokus pada aktivitas edukasi kesehatan dan kebugaran.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026.
Sumber: ANTARA