Jakarta (KABARIN) - Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian memberikan apresiasi kepada tim putri Indonesia yang berhasil menembus semifinal Piala Uber 2026.
Di babak empat besar, Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 1-3. Meski gagal melaju ke final, Eng Hian menilai pencapaian tersebut tetap patut diapresiasi.
"Kami pantas memberikan apresiasi untuk mereka meski harapannya tentu membawa pulang Piala Uber, seperti yang terakhir kali pada 1996. Kami berharap, atlet-atlet putri kita lebih optimistis untuk edisi Uber berikutnya," kata Eng Hian dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
PBSI sebelumnya memang tidak memasang target tinggi secara spesifik untuk tim Uber Indonesia, melainkan fokus pada proses bertahap di setiap pertandingan.
Menurut Eng Hian, capaian semifinal ini cukup positif mengingat persaingan sektor putri dunia saat ini masih didominasi Korea Selatan dan China.
Ia berharap ke depan para atlet putri Indonesia bisa tampil lebih percaya diri, baik secara individu maupun sebagai tim.
"Ini yang harus dikerjakan bersama-sama. Tidak bisa hanya atlet saja tanpa dukungan dari pengurus. Tidak bisa juga kalau pengurus sudah memberi yang terbaik tapi atletnya tidak. Semua harus solid untuk meningkatkan kualitas dan prestasi terutama di tim putri," ujarnya.
Dalam beberapa edisi sebelumnya, Indonesia kerap terhenti di perempat final, tepatnya pada 2012, 2014, 2016, 2018, 2020, dan 2022.
Pencapaian terbaik tim Uber Indonesia masih terjadi pada 1996 saat berhasil menjadi juara. Setelah itu, Indonesia sempat mencapai final pada 2008 dan 2024, namun belum kembali meraih gelar juara.
Sumber: ANTARA