Francesco Bagnaia Sesalkan Kecelakaan Saat Berebut Podium di GP Prancis

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku kecewa setelah gagal finis pada seri kelima Kejuaraan Dunia MotoGP Prancis 2026 usai mengalami kecelakaan saat bersaing di posisi depan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu.

“Secara keseluruhan akhir pekan ini positif. Kami memulai dengan kuat dan mampu tampil cepat di setiap sesi sambil terus berkembang,” kata Bagnaia dalam keterangan resmi Ducati, Senin.

“Kami berada dalam perebutan podium meski mengalami sedikit masalah saat start. Setelah itu ada kendala kecil yang membuat saya kehilangan kepercayaan diri pada bagian depan motor,” ujar juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut.

Bagnaia yang memulai balapan dari pole position sempat turun ke posisi kelima pada awal lomba sebelum perlahan kembali memperbaiki posisinya.

Pembalap asal Italia itu kemudian naik ke posisi kedua pada lap ketujuh dan sempat memberikan tekanan kepada pemimpin balapan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing.

Namun pada lap ke-16, saat mencoba memangkas jarak menjadi kurang dari satu detik, Bagnaia kehilangan kendali pada bagian depan motor di tikungan ketiga dan tidak dapat melanjutkan balapan.

“Saya tetap mencoba mendorong dan menjaga kecepatan, tetapi bagian depan motor kehilangan grip. Hal seperti ini bisa terjadi,” kata Bagnaia.

Hasil gagal finis tersebut membuat Bagnaia turun ke posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 43 poin.

Sementara itu, Ducati Lenovo Team berada di posisi kelima klasemen tim dengan 100 poin, sedangkan Ducati menempati peringkat kedua klasemen konstruktor dengan 128 poin.

Seri berikutnya akan berlangsung pada MotoGP Catalunya di Sirkuit Montmelo, Spanyol, yang dijadwalkan digelar mulai 15 Mei mendatang.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka