Jakarta (KABARIN) - Unggulan ketiga Coco Gauff dan kedelapan Mirra Andreeva menempuh jalur berbeda guna bertemu dalam perempat final Internazionali BNL d'Italia 2026 yang dianggap paling dinantikan dalam turnamen ini.
Gauff menyelamatkan match point pada akhir set kedua sebelum mengalahkan sesama petenis Amerika, Iva Jovic, sementara Andreeva menikmati perjalanan lebih mulus dengan kemenangan meyakinkan atas Elise Mertens.
"Entah bagaimana, saya berhasil melewatinya," kata Gauff setelah pertandingan usai seperti dikutip laman WTA pada Selasa.
"Saya rasa dia mungkin sedikit menurunkan level permainannya ketika dia unggul."
Jovic yang berusia 18 tahun dan unggulan ke-16, naik peringkat dengan cepat dalam beberapa bulan terakhir. Penampilan pada babak 16 besar menjadi buktinya.
Ia bangkit dari ketertinggalan satu break untuk memenangi set pertama 7-5.
Pada set kedua, ia kembali bangkit dari ketertinggalan break awal set untuk memimpin 5-3, namun Gauff tak mau menyerah.
Gauff menyelamatkan match point dan memanfaatkan peluang break point ketiganya pada gim ke-10 yang krusial.
Jovic kemudian membutuhkan waktu istirahat medis untuk mengobati jarinya, dan Gauff memanfaatkannya dengan memenangi tiga gim berikutnya guna merebut set kedua dengan 7-5 sehingga memaksa set ketiga dimainkan.
Setelah berebut dua break servis pada awal set ketiga, Gauff mengambil alih kendali dengan memenangi empat gim terakhir untuk menang 5-7, 7-5, 6-2 dalam waktu 2 jam 45 menit.
Kemenangan Gauff menambah catatan impresifnya dan memberinya kemenangan tiga set ke-10 dalam tur WTA pada 2026, untuk menyamai Andreeva dan Jessica Pegula dalam hal kemenangan terbanyak musim ini.
Ketiganya juga berbagi posisi teratas untuk kemenangan comeback terbanyak pada 2026, masing-masing tujuh kemenangan.
Kemenangan itu juga menjadi kemenangan ke-20 Gauff pada babak utama Roma, turnamen tersukses keduanya setelah French Open, di mana ia mencetak 27 kemenangan.
Sementara itu, Andreeva mencetak tonggak bersejarah dalam kemenangan ke-50 pada ajang WTA 1000.
Andreeva jauh lebih mudah dalam pertemuan pertamanya di level tur melawan Mertens. Petenis berusia 19 tahun itu menang 6-3, 6-3 dalam waktu 1 jam 18 menit untuk mencapai perempat final Roma dalam tahun kedua berturut-turut.
Kemenangan itu adalah kemenangan ke-50 Andreeva dalam ajang WTA 1000 sehingga menjadi remaja kedua setelah Gauff, yang memiliki 53 kemenangan.
Gauff dan Andreeva akan bertemu untuk kelima kalinya dalam karier mereka di perempat final Roma. Petenis AS itu telah memenangi keempat pertemuan sebelumnya, termasuk tiga di lapangan tanah liat.
Setelah Andreeva memenangi set pertama yang mereka mainkan pada babak ketiga French Open 2023, Gauff telah memenangi delapan set berturut-turut melawan petenis lebih muda asal Rusia itu.
Sumber: ANTARA