Jakarta (KABARIN) - Barcelona resmi merespons pernyataan Presiden Real Madrid Florentino Perez yang kembali menyinggung kasus dugaan suap yang melibatkan mantan pejabat komite wasit Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Jose Maria Enriquez Negreira.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu, Barcelona menyebut pihaknya saat ini tengah menelaah secara mendalam isi pernyataan serta tuduhan yang disampaikan Perez dalam konferensi pers sebelumnya.
“Terkait konferensi pers yang diadakan oleh presiden Real Madrid, Florentino Pérez, kami informasikan bahwa departemen hukum kami sedang meneliti dengan saksama pernyataan dan tuduhan yang disampaikannya,” tulis Barcelona dalam pernyataan resminya.
Klub asal Katalunya itu juga menegaskan bahwa seluruh pernyataan tersebut sedang dianalisis untuk menentukan langkah lanjutan yang akan diambil.
“Saat ini, pernyataan dan tuduhan tersebut sedang dianalisis dan langkah-langkah yang akan diambil sedang dievaluasi. Apabila dianggap tepat, setiap posisi dan keputusan yang telah diambil akan diberitahukan,” lanjut pernyataan itu.
Kasus Negreira sendiri merupakan perkara hukum dan olahraga di Spanyol yang menyeret nama Barcelona terkait dugaan pembayaran kepada Jose Maria Enriquez Negreira yang menjabat sebagai wakil presiden komite wasit RFEF pada periode 2001 hingga 2018. Total pembayaran yang disebut dalam penyelidikan berkisar antara 7,5 hingga 8,4 juta euro.
Investigasi terhadap kasus tersebut masih berlangsung hingga 2026, dengan sejumlah mantan petinggi Barcelona seperti Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell turut terseret dalam proses hukum.
Sebelumnya, Florentino Perez dalam konferensi pers pada Selasa waktu setempat menyebut kasus tersebut sebagai skandal terbesar dalam sejarah sepak bola dan berencana membawa bukti ke UEFA, termasuk dokumen setebal 500 halaman setelah musim berakhir.
Sumber: ANTARA