Teheran (KABARIN) - Abbas Araghchi mengatakan Iran bakal mulai membahas persoalan uranium dengan Rusia setelah negosiasi dengan Amerika Serikat memasuki tahap penyelesaian masalah terkait program nuklir Teheran.
Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam konferensi pers pada Jumat saat menanggapi isu ekspor uranium yang diperkaya milik Iran.
"Segera setelah kami mencapai tahap ini, tentu saja, kami akan melakukan konsultasi lebih lanjut dengan Rusia," kata Araghchi.
Menurut dia, pembahasan mengenai uranium yang diperkaya saat ini masih belum masuk dalam agenda utama pertemuan antara Iran dan Amerika Serikat. Meski begitu, kedua negara disebut akan kembali membicarakan isu tersebut pada tahap berikutnya.
Araghchi juga menyampaikan apresiasi Iran terhadap Rusia atas berbagai inisiatif yang sudah diberikan terkait persoalan nuklir tersebut.
Isu uranium Iran sendiri selama ini menjadi salah satu topik sensitif dalam hubungan Teheran dengan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat. Program nuklir Iran kerap memicu ketegangan internasional karena dikhawatirkan bisa digunakan untuk kepentingan militer, meski Iran berulang kali menegaskan program tersebut ditujukan untuk kebutuhan damai dan energi.
Baca juga: Usai Kunjungan Trump, Putin Bakal ke China Mingu Depan
Baca juga: China: Tak Ada Gunanya Melanjutkan Perang Lawan Iran
Sumber: SPU